banner

JARVIS BERSAMA 2024 DIBUKA

Daftar ke SMK/Poltek/Akom Kemenperin. 22 April - 31 Mei 2024.

banner

Kemenperin Latih 250 Ribu SDM, Dukung Hilirisasi Industri

BPSDMI telah melatih 253.145 orang dalam program Diklat 3 in 1.

KUNJUNGI PORTAL PROGRAM KAMI

JARVIS

Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) merupakan program penerimaan siswa dan mahasiswa baru unit pendidikan Kemenperin.

SIDIA

Daftar diklat SDM Industri dan dapatkan informasi mengenai infrastruktur kompetensi.

PIDI 4.0

Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) bertujuan mengakselerasi penerapan industri 4.0 di Indonesia.

SIPPA

Seputar informasi mengenai Pelatihan, Pendidikan, dan Pembinaan SDM Aparatur di lingkungan Kemenperin.

quote image

Joko Widodo

Presiden Republik Indonesia

Dalam periode kedua ini saya ingin fokus pada pembangunan SDM, vocational training, up-skilling, kemudian reformasi di bidang pendidikan. Sehingga muncul sebuah SDM yang memiliki kualifikasi dan kualitas yang baik.

PROGRAM

 

INFORMASI TERBARU

 
article

Mahasiswa Politeknik ATI Makassar Raih Juara Karya Tulis Ilmiah Nasional

calendar

20 March 24

Kementerian Perindustrian terus berupaya menjalankan upaya dekarbonisasi di sektor industri. Kemenperin mendorong para pelaku industri dan stakeholder untuk berkomitmen mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2050, atau 10 tahun lebih cepat daripada target NZE nasional pada tahun 2060.

Upaya dekarbonisasi yang salah satunya ditempuh melalui penerapan industri hijau yang memanfaatkan energi terbarukan juga menjadi fokus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) industri melalui unit pendidikan yang dimiliki oleh Kemenperin, di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), salah satunya Politeknik ATI Makassar.

“Untuk mendorong kualitas SDM dalam penerapan industri hijau, Kemenperin mendorong para mahasiswa untuk mendalami lebih lanjut mengenai penerapan industri hijau,” ujar Kepala BPSDMI Kemenperin Masrokhan di Jakarta, Sabtu (15/3).

Ia melanjutkan, mahasiswa Politeknik ATI melakukan riset yang salah satunya dituangkan sebagai karya tulis ilmiah berjudul “Produksi Silika dalam Peningkatan Nilai Tambah Produk Penggilingan Padi”, yang berhasil memenangkan juara tiga pada lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional pada Hasanuddin Techno Fest #8 dengan tema "Renewable Energy for National Prosperity" yang dilaksanakan Universitas Hasanuddin pada 8 Maret 2024 lalu.

Disusun oleh tiga mahasiswa dari Jurusan Teknik Kimia Mineral Politeknik ATI Makassar, yaitu Faturrachman Fadhilah, Sitti Khusnul Khotimah, dan Sumayyah yang tergabung dalam tim “The Neutrons”, karya tulis ilmiah tersebut berakar dari masalah penumpukan sekam padi di Indonesia. Dalam produksi padi di negara penghasil beras seperti Indonesia, tingginya sekam padi yang dihasilkan membutuhkan tempat penumpukan dan pembakaran untuk mereduksi volume sekam padi. Selain itu, volume sekam padi yang tinggi juga berpotensi mencemari lingkungan.

 

Sekam padi sendiri memiliki potensi untuk dapat memproduksi silika dari abu sekam padi hasil pembakaran sekam di boiler. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi silika dari abu sekam padi kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan mengoptimasi proses leaching abu sekam padi dan presipitasi silika dari leachate.

Menurut Masrokhan, prestasi ini sejalan dengan motto unit pendidikan Kemenperin, yakni “One Vocational Unit, One Great Achievement”. Motto ini harus konsisten diimplementasikan oleh seluruh unit kerja di lingkungan BPSDMI Kemenperin, agar setiap tahun dapat menghasilkan dan melaporkan satu great achievement atau pencapaian yang besar.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri, mengapresiasi torehan prestasi mahasiswanya. "Kompetisi yang mereka ikuti adalah wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi dan mengeksplorasi ilmu yang diperoleh di kelas. Selain itu, jug merupakan ajang menjalin jejaring antarmahasiswa," kata Basri.

Sebelumnya, Politeknik ATI Makassar meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Nasional yang diselenggarakan Forum Lembaga Mahasiswa Perindustrian Indonesia (FLMPI) pada 17-18 Februari 2024 di Politeknik ATI Padang.

Politeknik ATI Makassar merupakan salah satu dari 11 politeknik yang dimiliki oleh Kemenperin. Politeknik tersebut mempunyai tugas menyelenggarakan program pendidikan vokasi di bidang teknologi industri dan manufaktur, yang memiliki empat program studi yakni Teknik Industri Agro, Teknik Manufaktur Industri Agro, Teknik Kimia Mineral, dan Otomasi Sistem Permesinan.

Baca Selanjutnya

article

Perkuat Hubungan Kerja Sama Vokasi Kemenperin dan Korea Selatan, Majukan SDM Nasional Terampil

calendar

14 March 24

Pemerintah terus berupaya melakukan peningkatan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing. Dalam hal ini, pemerintah memegang peranan penting untuk menyiapkan program-program strategis yang menghasilkan SDM berkualitas dan siap memasuki industri kerja. Pengembangan SDM juga merupakan salah satu dari prioritas dalam pelaksanaan program Making Indonesia 4.0. Dalam periode bonus demografi, yaitu ketika struktur demografi didominasi oleh penduduk usia muda, pengembangan kualitas SDM menjadi sangat penting.  

“Untuk mempersiapkan bonus demografi dengan pembangunan SDM di era digital saat ini, kelompok usia produktif harus dibekali dengan keterampilan yang mampu mengembangkan potensi diri ketika terjun langsung di dunia industri kerja dan mampu menjawab semua tantangan terkait era industri 4.0,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan, di Banten, Rabu (6/3).

Salah satu upaya yang terus dilakukan oleh Kemenperin melalui BPSDMI dalam rangka peningkatan keterampilan SDM industri adalah menyelenggarakan pelatihan yang mengedepankan skilling, upskilling, dan reskilling melalui program kerja sama yang dilakukan antar lembaga dan pemerintah.

Masrokhan menyampaikan, sudah ada beberapa bentuk kerja sama MoU yang dibangun antara Satuan Kerja (Satker) BPSDMI dengan perusahaan Korea Selatan. Hubungan antara Kemenperin dan pemerintah Korea Selatan yang telah dibangun baik tentunya membuka peluang bagi SDM nasional mendapatkan pembelajaran dan mampu berdaya saing dengan SDM negara-negara maju.

Salah satu kerja sama yang telah terjalin adalah antara Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) bersama PT Krakatau Posco dan Korea National Ppuri Industry Center. Ppuri yang dalam bahasa Korea berarti “akar” merupakan istilah untuk menyebut teknologi yang digunakan dalam proses dasar di sektor manufaktur. Teknologi tersebut memegang peranan penting terhadap kualitas teknologi modern saat ini.

Melalui kerja sama teknologi Ppuri, diharapkan pemerintah dan pemangku kepentingan industri Korea Selatan dapat meningkatkan proses pelatihan/peningkatan kapasitas pekerja industri nasional, serta dapat membantu penerapan sertifikasi standar sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia.

Politeknik Industri Petrokimia Banten, PT Krakatau Posco, dan Korea National Ppuri Industry Center telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada 4 Maret 2024, bertempat di Hotel Mulia sebagai bentuk Upaya memperkuat komitmen dari para pihak tersebut untuk membina para profesional terampil dalam sektor teknologi khususnya teknologi Ppuri.

Kolaborasi yang komprehensif ini akan diwujudkan melalui berbagai aspek kerja sama, meliputi pendidikan vokasi, termasuk pengembangan program, peningkatan infrastruktur, dan kemitraan industri. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk memberdayakan para pemimpin generasi berikutnya sekaligus memperkuat hubungan Indonesia-Korea.

MoU ini juga mengacu pada perjanjian kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya yaitu antara BPSDMI dan Pusat Industri Ppuri Nasional Korea tentang Kerja Sama Teknologi Ppuri, yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 September 2023, dan juga MoU BPSDMI dan PT Krakatau POSCO tentang Kerja Sama Penyediaan Sumber Daya Manusia Industri Sektor Logam, yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal 29 Agustus 2023 lalu.

“Kerja sama antara PT. Krakatau Posco, KPIC, dan Politeknik Industri Petrokimia Banten telah memberikan hasil positif. Saat ini, terdapat 10 mahasiswa PT. Krakatau Posco yang telah menjadi bagian integral dari pembelajaran di Politeknik Industri Petrokimia Banten,” jelas Masrokhan.

Kerja sama tersebut tidak hanya memberikan mahasiswa pengalaman praktis yang berharga, tetapi juga menjadi jembatan nyata antara teori dan aplikasi di dunia industri. Selain itu, pada Tahun Ajaran 2023/2024 juga dilakukan pengembangan kelas industri PT. Krakatau Posco di Politeknik Industri Petrokimia Banten. “Kami yakin kelas ini akan menjadi wadah yang sangat berharga untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan berkembang dalam industri,” harap  Direktur Politeknik Industri Petrokimia Banten, Supardi.

Baca Selanjutnya

article

Kemenperin dan Pemkab Morowali Berkomitmen Tempa Calon SDM Industri Lokal di Morowali

calendar

14 March 24

Pelatihan vokasi berbasis kompetensi menjadi salah satu program prioritas Kementerian Perindustrian pada tahun 2024. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimis kinerja industri manufaktur semakin cerah. "Kami memproyeksi untuk pertumbuhan industri pengolahan nonmigas 2023 sebesar 4,81 persen, dan kami tetapkan target 2024 sebesar 5,80 persen,” sebutnya di Jakarta pada Minggu (14/1).

Salah satu implementasi untuk mewujudkan target tersebut adalah penyelenggaraan pendidikan vokasi industri di unit pendidikan vokasi industri. Pada Senin (2/19), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan D3 Vokasi Industri dan Program Pendidikan Setara Diploma 1 di Politeknik Industri Logam Morowali.

"Saya berharap dan yakin bahwa melalui program ini akan sangat membantu masyarakat asli Morowali untuk mendapatkan kesempatan dalam mengenyam pendidikan tinggi dan dapat bekerja di industri," kata Kepala BPSDMI, Masrokhan, dalam acara penandatanganan kerja sama tersebut.

Dalam kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Morowali akan memberikan beasiswa untuk mahasiswa D3 Politeknik Industri Logam Morowali berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), akomodasi selama 1 tahun pertama, dan bantuan perlengkapan. Penerima beasiswa adalah peserta didik yang berasal dari wilayah Kabupaten Morowali dan akan direkrut melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS).

"Pemberian beasiswa Program Diploma 3 akan menjadi stimulus dalam menarik bakat-bakat terbaik dari masyarakat Morowali, untuk menjadi tenaga kerja industri yang kompeten dan profesional," lanjut Masrokhan.

Selain beasiswa program Diploma 3, BPSDMI Kemenperin juga menggandeng Pemkab Morowali untuk menyelenggarakan Program Setara Diploma 1. Secara umum, program ini memiliki tiga tahapan, yakni pendidikan, sertifikasi, dan penempatan kerja. Peserta didik akan menjalani program selama satu tahun, dan akan langsung ditempatkan di industri setelah lulus.

Saat ini, Program Diploma 3 di Politeknik Industri Logam Morowali diikuti sebanyak 368 mahasiswa aktif, dengan 41 orang diantaranya merupakan masyarakat asli Morowali. Selain itu, terdapat pula 61 mahasiswa Program Setara Diploma 1 yang seluruhnya merupakan warga Morowali. Program ini diikuti sebanyak 61 peserta.

"Tentunya kita berharap semakin banyak warga kabupaten Morowali yang menjadi mahasiswa di Politeknik Industri Logam Morowali, sehingga akan semakin banyak pula masyarakat lokal yang berkontribusi dalam pembangunan industri di Kabupaten Morowali," imbuh Masrokhan.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Kemenperin, Jonni Afrizon, mengungkapkan bahwa kerja sama bertujuan menempa kompetensi calon tenaga kerja industri lokal. “Program ini diinisiasi dari pemetaan kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Morowali untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Morowali.”

Penyediaan SDM terampil dan kompeten melalui pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi, sebagaimana yang diselenggarakan melalui Politeknik Industri Logam Morowali, merupakan insentif non fiskal yang dapat mendorong hilirisasi. Program hilirisasi sendiri dapat memberikan multiplier effect atau dampak berganda, diantaranya meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, menarik investasi masuk di tanah air, menghasilkan devisa besar dari ekspor, dan menambah jumlah serapan tenaga kerja.

Baca Selanjutnya

edge
statistic

BPSDMI Dalam Angka

Berikut adalah jumlah SDM yang telah kami didik latih, dan fasilitasi di seluruh wilayah indonesia. Data ini merupakan akumulasi capaian kami pada tahun 2023.

 

0

Peserta Diklat 3 in 1

0

Total siswa dan mahasiswa aktif Politeknik, Akom, SMK Kemenperin

0

Peserta Didik Baru Melalui JARVIS

0

Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi

0

Peserta Diklat ASN

0

Peserta Pelatihan PIDI 4.0

edge_line

SATUAN KERJA KAMI

 
edge_line

APA KATA MEREKA?

 
profile

I Wayan Lanang Pastika

Peserta Diklat 3in1 BDI Denpasar

Sangat bermanfaat untuk melatih keterampilan dengan maksimal, Ternyata di kelas kerajinan kreatif ini telah membuka wawasan saya untuk memaksimalkan sebuah mahakarya dan jaringan produsen untuk mitra produksi.

profile

Arga Dirgantara

ASN Kementrian Perindustrian

Setelah lulus saya langsung mendapatkan pekerjaan yang saya impikan, sesuai dengan kompetensi yang diajarkan di kampus.

profile

Rima Amalia

Alumni SMAK Bogor 2012

Sertifikat keahlian internasional yang saya dapatkan dari SMAKBO menjadi bekal saya saat kuliah di Kimia UI dan saat menjadi Asisten Manajer R&D di perusahaan multinasional.

circle

KONTAK KAMI

 
portal portal portal

ATAU

IKUTI KAMI

 
contact contact contact contact
bpsdmi
 
loc
speak up
speak up